MAHASISWA FAKULTAS TEKNIK RAIH INSENTIF PKM KARYA TULIS 2017

MAGELANG – Setelah melakukan evaluasi proposal PKM-KT (Program Kreativitas Mahasiswa Karya Tulis) yang terdiri dari PKM-AI (Program Kreativitas Mahasiswa Artikel Ilmiah) dan PKM-GT (Program Kreativitas Mahasiswa Gagasan Tertulis), Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi menetapkan 500 proposal PKM-KT dari berbagai perguruan tinggi seluruh Indonesia berhak mendapatkan insentif. Tahun ini 6 proposal yanng diajukan oleh mahasiswa Universitas Tidar berhasil lolos, 2 diantaranya adalah proposal PKM-KT yang diketuai oleh Mahasiswa Fakultas Teknik Untidar berjudul “Pemanfaatan Ekstrak Daun Binahong Sebagai Pestisida alami Pembasmi Larva Nyamuk” dan “THE SAO (Skin Analyzer Orange) Sebagai Inovasi Teknologi Untuk Mendeteksi Kematangan Buah Jeruk melalui Tekstur Kulit”. 

upload 1

            Lulut Fadhilah beserta tim yaitu Titin Puspita, Anik Sholekhah, Erlina Dwi Ristiyani dan Maya Sulistiana, dalam penelitiannya menggunakan metode eksperimen dengan variabel bebas berupa ekstrak binahong yang dimasukkan dalam air jentik jentik nyamuk. Binahong adalah tanaman obat yang bisa tumbuh di dataran rendah maupun dataran tinggi dan mempunyai banyak khasiat. Tanaman ini sudah lama ada di Indonesia, tapi baru akhir-akhir ini digunakan sebagai alternatif obat untuk menyembuhkan atau mengurangi beberapa penyakit ringan maupun berat.

“ Binahong dalam karya tulis ini dimanfaatkan sebagai larvasida alami yang digunakan untuk membasmi jentik-jentik nyamuk. Dewasa ini banyak berkembang pestisida untuk membasmi hama, akan tetapi kebanyakan berasal dari bahan-bahan kimia yang notabene bisa mengganggu keseimbangan ekosistem, sehingga kami memiliki gagasan untuk menggunakan ekstrak binahong yang merupakan bahan alami” jelas Lulut Fadhilah. “Dari penelitian yang telah kami lakukan, ekstrak binahong yang mengandung berbagai macam zat seperti saponin, polifenol, alkaloid, minyak atsiri, dan asam oleonolik terbukti dapat digunakan sebagai larvasida alami, sebagai pemecahan jangka pendek untuk mengatasi masalah wabah penyakit yang disebabkan oleh nyamuk”, tambahnya. “Saya dan tim sama sekali tidak mengira akhirnya bisa berhasil. Judul proposal “Pemanfaatan Ekstrak Daun Binahong Sebagai Pestisida Alami Pembasmi Larva Nyamuk” rupanya membawa keberuntungan, padahal sempat beberapa kali ganti judul. Sebelumnya saya pernah mengirimkan proposal PKM, baru kali ini lolos”, pungkasnya.

Upload 2(1)

1 lagi proposal mahasiswa Fakultas Teknik yang lolos dalam seleksi PKM-KT tahun 2017 adalah yang diajukan oleh Siswo Eriyanto bersama Ahmad Fahrozi dan Arief Hari Kurniawan, dari Jurusan Teknik Elektro. Dengan didampingi oleh dosen pembimbing Bagus Fatkhurrozi, S.T., M.T., tim ini mencetuskan gagasan sebuah alat dengan menggunakan sensor ultrasonik yang sudah diatur prinsip kerjanya. Alat ini dibuat dengan menggunakan mikrokontroler ATMEGA8 sebagai pusat pemrosesan. Cara kerja alat ini adalah dengan mendeteksi kadar air yang ada di dalam buah jeruk dan mendeteksi tekstur kulit jeruk.

upload 3Jika kadar air di dalam buah jeruk cukup banyak, tekstur kulit jeruk juga halus, artinya buah jeruk kaya vitamin dan mencirikan buah tersebut sudah matang. “Alat ini kami namakan THE SAO (Skin Analyzer Orange) Sebagai Inovasi Teknologi Untuk Mendeteksi Kematangan Buah Jeruk melalui Tekstur Kulit. Bersyukur banget proposal PKM-KT ini bisa lolos dan mendapatkan insentif,  mengingat kemaren sempat frustasi juga karena saat sudah deadline, tak kunjung mendapatkan ide. Bahkan pada saat workshop juga tidak hadir karena proposal belum dibuat sama sekali. Untungnya saya tidak menyerah, dan terus menggali ide dari berbagai sumber, dan melakukan pengamatan dari aktivitas manusia sehari-hari, sampai akhirnya bisa mencetuskan THE SAO” tuturnya. “Sudah 3 kali saya mengirimkan Proposal PKM, alhamdulillah 2 diantaranya lolos. Ini membuat saya semakin bersemangat membuat proposal lagi, yang bisa lolos ke PIMNAS dan menjadi juara”, tambahnya dengan antusias. (RED FT-FBR)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *