SEJARAH BARU TEKNIK SIPIL DI NUDC TINGKAT UNIVERSITAS

Mahasiswa Teknik sipil yaitu Binsar Raymond Sinaga dan Inayatu Robani meraih juara 1 dalam seleksi NUDC (National University Debate Championship) tingkat Universitas.

Lomba debat NUDC terdiri atas 2 kategori yaitu Main draw dan Novice dan menggunakan sistem yang sama dengan WUDC (World University Debate Championship) yaitu British Parliamentary (BP).

Setelah sekian lama akhirnya Teknik sipil mengukir sejarah baru karena pasalnya sudah sejak lama belum ada lagi yang menjuarai seleksi NUDC di Kampus. Mereka berdua ada yang merasa senang bercampur minder dan tidak menyangka, “saya senang bercampur minder, karena setelah sekian lama belum ada yang memenangkan seleksi kampus dari sipil” ujar Inayatu Robani dan Partnernya kali ini singkat saja menurutnya “Senang dan tidak menyangka”

Selanjutnya setelah menjuarai tingkat universitas, mereka akan melanjutkan seleksi tingkat wilayah dan menurut Inayatu Robani mereka berdua terkendala persiapan yang mepet.

“Seleksi tingkat wilayah akan dilaksanakan tanggal 22 April dan bertetapan dengan UTS belum lagi ada dua hari libur nasional, pasti ada pikiran-pikiran lain yang membuat kami

terhalang untuk latian”

Menurut saudara Binsar Raymond Sinaga persiapan lebih ke persiapan mental dan materi debat dan melakukan sparing. “kalau persiapanya lebih ke mempersiapkan mental, membaca-baca materi debat dan melakukan sparing.”

Tanggapan dan harapan dari Mahasiswa teknik sipil untuk mereka berdua ada yang menanggapi “tentu saja kami sebagai mahasiswa teknik sipil juga ikut merasa senang dan bangga mereka menjuarai seleksi tingkat kampus dan saya harap chemistry diantara mereka semakin kuat supaya untuk seleksi selanjutnya semakin baik tentunya saya juga berharap mereka bisa menjuarainya” ujar salah satu mahasiswa yang tidak ingin disebutkan namanya itu.

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *