MAHASISWA TEKNIK MESIN UNTIDAR DATANGKAN PRAKTISI INDUSTRI DALAM SEMINAR ONLINE “PERMESINAN INDUSTRI DAN TANTANGANNYA DI ERA INDUSTRI 4.0”

MAGELANG _ Di masa pandemi Covid-19, Himpunan Mahasiswa Teknik Mesin Universitas Tidar mendatangkan praktisi dari dunia industri secara virtual dalam acara Seminar Online dengan tema “Permesinan Industri dan Tantangannya di Era Industri 4.0”. Beliau adalah Dian Setyo Haryono, Staff New Model, Catia Section dari PT Honda Prospect Motor, Karawang. Sejatinya, ini merupakan langkah alternatif sebagai pengganti mata kuliah Permesinan Industri dan Elektroplating yang diampu oleh Ikhwan Taufik, S.Pd., M.Eng.

Peserta Seminar Online yang diadakan dua kali yaitu Batch #1 pada Sabtu (16/5) dan Batch #2 pada Sabtu (6/6) lalu, dibatasi hanya bisa diikuti mahasiswa internal yang mengambil mata kuliah Permesinan Industri dan Elektroplating. Sedikitnya ada tiga kelas yang mengikuti acara ini. Antusiasme peserta cukup tinggi jika dilihat dari pertanyaan-pertanyaan yang diajukan pada saat sesi tanya jawab. Salah satunya adalah Arjuni Syafangatun yang menanyakan tentang skill-skill yang sebaiknya dikuasai mahasiswa agar bisa menjadi poin plus saat terjun di dunia industri.

Menurut Dian Setyo Haryono, permesinan di industri saat ini sangat integrated. Artinya, masing-masing section ataupun plan saling terintegrasi. Oleh karenanya, banyak tantangan yang harus dihadapi apalagi di era Revolusi Industri 4.0 ini. Banyak skill tambahan yang harus dipelajari secara mandiri oleh mahasiswa agar bisa bersaing dan menjadi poin plus saat terjun di dunia industri, khususnya saat interview kerja. Jadi, mahasiswa tidak boleh cepat puas hanya karena telah mendapat nilai A dari dosen. Namun, mahasiswa harus tetap belajar hal-hal baru khususnya skill tambahan yang mendukung perkuliahananya. Pak Dian, sebutan akrabnya, mencontohkan dirinya sendiri.

Dulu, sama seperti mahasiswa pada umumnya saat sedang menempuh kuliah, beliau pun hanya belajar software yang diajarkan di kampus saja. Namun, saat sudah terjun di dunia industri, ternyata software yang digunakan berbeda. Oleh karena itu, ia pun belajar software yang baru dikenalnya tersebut. Hingga saat ini, beliau menjadi Staff New Model di Catia Section karena semangat belajarnya dalam mempelajari hal-hal baru.

Senada dengan pernyataan dari Dian Setyo Haryono, Ikhwan Taufik, S.Pd., M.Eng., dosen jurusan Teknik Mesin Untidar menambahkan bahwa dunia permesinan ataupun manufaktur tidak hanya sebatas turning, milling, drilling, dll. Itu baru sedikit contoh dari jenis proses manufaktur subtraktif (Subtractif Manufacturing). Kenyataannya, masih ada Formative Manufacturing, Additive Manufacturing, bahkan juga ada proses Micro Machining. “Jadi, saya berharap mahasiswa mempunyai struggle yang lebih kuat lagi untuk belajar dan terus belajar hal-hal yang baru,” ujar Taufik.

Taufik berharap, “Dengan adanya seminar ini, setidaknya mahasiswa menjadi lebih terbuka wawasannya bahwa mata kuliah Permesinan Industri dan Elektroplating sangat penting peranannya di dunia Industri.” Selain itu, beliau juga menambahkan, walaupun dalam masa pandemi Covid-19 seperti saat ini, semangat belajar mahasiswa harus senantiasa dipupuk dan tidak boleh kendor hanya karena jarak. Mahasiswa harus tetap semangat belajar secara mandiri dari rumah masing-masing. Tidak lupa, beliau juga mengapresiasi pengurus Himpunan Mahasiswa Teknik Mesin Universitas Tidar yang telah berinisiatif membuat acara-acara kreatif semacam ini. (Edit. endah & fibra)

PELANTIKAN PENGURUS ORGANISASI MAHASISWA BADAN EKSEKUTIF MAHASISAWA FAKULTAS TEKNIK (BEM FT) PERIODE 2020

UNTIDAR _ Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Teknik (BEM FT) Periode 2020 Universitas Tidar mengadakan acara pelantikan para pengurus BEM FT Periode 2020 yang bertempat di ruang E.01.04.09 Gedung Fakultas Teknik pekan lalu (21/2). Acara ini di hadiri oleh seluruh anggota BEM FT dengan total 47 orang. Seluruh anggota tersebut berasal dari Program Studi Teknik Mesin S1, Teknik Mesin DIII, Teknik Sipil S1 dan Teknik Elektro S1. Sebelum puncak acara diadakan pemilihan calon pengurus yang dilakukan dengan cara wawancara secara langsung.  

Anggota yang telah terpilih ditetapkan dan dilantik pada acara tersebut oleh ketua BEM FT. Dalam acara pelantikan yang dipimpin langsung oleh Ketua BEM FT Periode 2020, Wakil Ketua membacakan Surat Keputusan Ketua BEM FT Periode 2020 Tentang Pengangkatan Kepengurusan kepada Anggota yang hadir. Setelah seluruh anggota yang hadir sepakat, selanjutnya ditandatangani oleh Ketua BEM FT Periode 2020. Setelah Penandatangan seluruh pengurus terpilih mengucapkan Ikrar Sumpah Jabatan Pengurus yang dipimpin oleh Ketua dan Wakil BEM FT periode 2020. Acara Pelantikan Pengurus BEM FT Periode 2020 ditutup dengan penyerahan Surat Penugasan Kepada Seluruh Anggota Pengurus BEM FT Periode 2020 yang terpilih dan foto bersama untuk dokumentasi organisasi.

Melalui acara ini maka telah resmi Pergantian Pengurus BEM FT dari yang lama ke Pengurus BEM FT Periode 2020. Dengan ini diharpkan kepengurusan yang baru dapat terus melanjutkan visi misi dan cita-cita dari organisasi BEM FT tersebut, serta dapat menjadi wadah untuk berlatih berorganisasi, forum komunikasi antar mahasiswa, dan tukar pikiran demi kemajuan bersama, dapat menjadi pribadi yang memiliki kemampuan akademik untuk mengembangkan teknologi dan mengembangkan ilmu pengetahuan yang inovatif dalam membangun masyarakat di sekitarnya, bangsa dan negara melalui pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. (Wrt.:Fibra)

HADIR DI TENGAH MASYARAKAT, HMTS RUTIN GELAR BERSIH MASJID

Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil (HMTS) Universitas Tidar kembali menggelar kegiatan bersih-bersoh dan pengecatan masjid di sekitar wilayah kampus, Sabtu (22/06).

Pada tahun ke-3 ini, kegiatan Charity On Identity yang bertemakan “Find Your Identity In Our Unity and Dedication” ini dilaksanakan di 9 masjid di sekitar wilayah Kelurahan Potrobangsan, Magelang Utara. Masjid tersebut yaitu Majid An – Nur, Masjid Salahuddin, Masjid Baitul Makmur, Masjid Al Hidayah, Masjid Al Hidayah Potribangsan, Masjid Nurul Huda, Masjid Ujhuwah, Masjid Mujahiddin, dan Masjid At-Taqwa.

“Kegiatan ini sangat bagus. HMTS sudah tahun ke-3 ini rutin melaksanakan kegiatan bersih-bersih dan mengecat masjid An Nur,” ujar Samsudin selaku Takmir Masjid An-Nur.

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari masyarakat. Menurut mereka dengan adanya kegiatan ini mereka bisa jadi lebih kenal dengan UNTIDAR khususnya para Mahasiswa Teknik Sipil.

“Saya rasa kegiatan Bersih-bersih dan mengecat masjid ini cukup baik untuk dilakukan sebab selain masjid terlihat bersih dan indah untuk dipandang juga, harapannya tidak hanya sekedar bersih-bersih dan mengecat nantinya juga ikut meramaikan masjid tersebut,” ujar Agus, salah satu warga sekitar Masjid Al hidayah.

Kegiatan dimulai mulai 07.00 Wib dimana seluruh peserta berkumpul dan melakukan briefing termasuk pembagian tim untuk masing-masing lokasi masjid. Selanjutnya tim beserta koordinator lapangan berangkat menuju lokasi yang ditentukan dengan berjalan kaki. Bersih-bersih masjid HMTS ini berakhir pukul 12.00 Wib dan seluruh peserta kembali ke kampus.

“Kegiatan bersih-bersih masjid akan kami pertahankan sebagai kegiatan rutin. Tidak hanya mendapatkan bonus pahala, kita juga belajar mendekatkan diri kepada masyarakat sekitar kampus,inilah wujud nyata pengabdian masyarakat,” pungkas Umum selaku Ketua Panitia. (Sheva Yekti Anartany-HMTS/DN)

KEPEDULIAN SOSIAL OLEH MAHASISWA TEKNIK SIPIL DALAM RANGKA ACARA CHARITY ON IDENTITY

MAGELANG – Sabtu (22/6) Dalam serangkaian acara Charity On Identity yang bertemakan “Find Your Identity In Our Unity and Dedication” Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tidar mengadakan kegiatan bersih-bersih dan mengecat Masjid, di 9 Masjid yang berada disekitar area kampus antara lain Majid An – Nur, Masjid Salahuddin, Masjid Baitul Makmur, Masjid Al Hidayah, Masjid Al Hidayah Potribangsan, Masjid Nurul Huda, Masjid Ujhuwah, Masjid Mujahiddin, Masjid At-Taqwa.

“saya merasa senang dengan kegiatan ini karena setahun sekali mahasiswa teknik sipil untidar melaksanakan kegiatan bersih-bersih dan mengecat masjid” ujar Samsudin selaku Takmir masjid An-nur

Kegiatan seperti ini juga pernah dilakukan pada tahun lalu, kegiatannya hampir sama yaitu Bersih-bersih dan mengecat masjid tetapi yang membedakan yaitu pada tahun lalu juga di isi dengan jualan sembako dengan harga murah karena tahun lalu bertetapan juga dengan bulan Ramadhan.

Rupanya kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari masyarakat karena menurut mereka dengan adanya kegiatan ini mereka bisa jadi lebih kenal dengan para Mahasiswa khususnya Mahasiswa Teknik sipil Untidar.

“Saya rasa kegiatan Bersih-bersih dan mengecat masjid ini cukup baik untuk dilakukan sebab selain masjid terlihat bersih dan indah untuk dipandang juga, harap

annya tidak hanya sekedar bersih-bersih dan mengecat nantinya juga ikut meramaikan masjid tersebut” ujar Agus, Salah satu warga sekitar Masjid Al hidayah.

Kegiatan dimulai mulai 07.00 Wib dimana seluruh peserta berkumpul dan melakukan briefing termasuk pembagian tim untuk masing-masing lokasi masjid. Selanjutnya tim beserta koordinator lapangan berangkat menuju lokasi yang ditentukan dengan berjalan kaki. Bersih-bersih masjid HMTS ini berakhir pukul 12.00 Wib dan seluruh peserta kembali ke kampus.

“Saya mengharapkan kegiatan bersih bersih masjid, akan bertahan dan berlanjut ke adek adek yang akan datang, soalnya kegiatan bersih bersih seperti ini selain mendapat pahala juga mendekatkan kita baik sesama mahasiswa maupun masyarakat sekitar” tutup Umam selaku ketua panitia.

Upl. FBR

MAHASISWA UNTIDAR CIPTAKAN LAYANAN KESEHATAN LANSIA

MAGELANG – Tiga mahasiswa Universitas Tidar (Untidar) menciptakan inovasi layanan monitor kesehatan Lansia terintegrasi smartphone android dengan nama ELMOS ( Elderly Health Monitor System). Inovasi inipun lolos dan dibiayai Program Kreatifitas Mahasiswa Karsa Cipta  (PKM-KC).

Ketiga mahasiswa tersebut adalah Choirul Anam (S-1 Teknik Mesin), Gany Haryaguna (S-1 Teknik Mesin), dan Muhammad Ilham Rosyadi (S-1 TeknikMesin). Pelaksanaan program ELMOS ( Elderly Health Monitor System) di wilayah Magelang dan sudah dilaksanakan.

Choirul Anam mengatakan, pogram ini dilatar belakangi meningkatnya populasi menua (aeging population) di Indonesia yang tidak diimbangi dengan peningkatan inovasi layanan kesehatan terhadap lansia. Maka tercipta inovasi layanan monitor kesehatan lansia dengan mengintegrasikan ke smartphone android.

“ELMOS menjadi terobosan untuk memberikan layanan kesehatan lansia yang dimudahkan dengan mengintegrasikannya dengan smartphone android. Kami sudah menguji coba ELMOS di Laboratorium Elektronik Untidar,” ujarnya di kampus, kemarin.

Inovatif

          Dijelaskan, ELMOS diwujudkan dalam bentuk gawai yang berisi mikrokontroler arduino. Sensor detak jantung, sensor suhu DS18b20, dan sensor accelero meter MPU 6050, dan modul Bluetooth yang dikemas menjadi alat yang inovatif dan mudah digunakan oleh lansia.

            Dalam alat ini, Lansia akan di deteksi jumlah detak jantung per menit (Beat per Minute / BPM), Jumlah suhu tubuh dengan satuan derajat selsius (*C), dan deteksi Lansia apa bila Lansia mengalami jatuh maka ELMOS akan mengirim pemberi tahuan ke smartphone apa bila pengguna jatuh.

            “Selama praktik uji coba beberapa kali dan disbandingkan dengan keadaaan aktual, hasil uji coba mengindikasikan hasil pembacaan alat mengalami perbedaan yang sedikit, itu berarti alat ini memiliki margin error yang kecil,”  katanya.

            Anam berharap, ELMOS dapat menjadi solusi peningkatan layanan kesehatan lansia untuk menghadapi peningkatan populasi menua (aeging population) di Indonesia. Alat ini bermanfaat sebagai layanan monitor kesehatan lansia yang inovatif, efektif, dan mudah digunakan serta berkelanjutan.

            “Kedepan akan terus kami kembangkan alat ini. Bukan tidak mungkin beberapa tahun lagi masyarakat lansia akan membutuhkan layanan kesehatan lansia yang inovatif dan mudah digunakan. Harapannya ELMOS bias menjadi jawaban akan inovasi layanan monitor kesehatan lansia untuk menghadapi peningkatan populasi menua (aeging population) di Indonesia,” jelasnya.(Upl : FBR)

Himpunan mahasiswa Elektro Turut Berpartisipasi Dalam Rakornas IV Forum Komunikasi Himpunan Mahasiswa Elektro Indonesia FKHMEI Di Palembang

PalembanDSC_0056(1)g – Forum Komunikasi Himpunan Mahasiswa Elektro Indonesia (FKHMEI) adalah salah satu organisasi mahasiswa se-profesi yang berdiri pada tahun 1990 yang menghimpun mahasiswa-mahasiswa Teknik Elektro di tinggkat Perguruan Tinggi baik PTN/PTS se-Indonesia. Universitas Tidar sendiri termasuk dalam keanggotaan  FKHMEI wilayah 9 (Daerah Istimewa Yogyakarta – Magelang). FKHMEI memiliki program kerja rutin yaitu Pekan Elektro Nasional (PENA) dan Rapat Koordinasi Nasional (RAKORNAS) FKHMEI yang dilaksanakan setiap dua tahun sekali.

RAKORNAS IV FKHMEI (4-6/06/18) dilaksanakan di Politeknik Negeri Sriwijaya, Palembang. Peserta berasal dari berbagai perwakilan himpunan mahasiswa Teknik Elektro yang mencakup 376 himpunan. Himpunan mahasiswa Teknik Elektro Universitas Tidar sendiri mendelegasikan Ashari selaku Wakil Ketua Himpunan Mahasiswa Teknik Elektro Universitas Tidar 2018 sebagai peserta RAKORNAS FKHMEIDSC_0223(1). Politeknik Negeri Sriwijaya sebagai tuan rumah RAKORNAS IV FKHMEI mengusung kegiatan pembukaan berupa Seminar Nasional dengan tema “Eksplorasi Potensi Generasi Muda Dalam Memanfaatkan IPTEK Menuju Indonesia Emas 2050” dengan pembicara H. Harnojoyo, S. Sos Walikota Palembang, Leo Hermanto Enoch COO PT. TRIAS – LEGRAND FRANCE dan Ricky Elson Putera Petir Indonesia.

Selanjutnya acara inti adalah Rapat Koordinasi Nasional  berupa Sidang Pleno I (Agenda Sidang dan Pembacaan Tata Tertib), Sidang Pleno II Road Map (Pembahasan Progres Road Map FKHMEI, Pembahasan FKHMEI Mengabdi dan Pembahasan Isu Nasional), Sidang Pleno III Laporan Wilayah (Laporan Kondisi Objektif Wilayah), Sidang Pleno IV Laporan Pengurus Nasional (Laporan Pengurus Nasional Periode 2017-2019) dan Sidang Pleno V Pembahasan Agenda Nasional (Perkembangan Munas XII FKHMEI), Sidang Paripurna (Penetapan Keputusan Sidang Pleno) dan Penutupan.

DSC_0377(1)Dalam rangkaian RAKORNAS IV FKHMEI (5/06/18) ditetapkan Konsep Pengabdian Nasional merupakan kegiatan aplikasi produk IPTEK dan seni secara terencana dalam membangun budaya masyarakat berketrampilan sains, teknologi, dan seni dengan sistem yang dilaksanakan serentak. Bertemakan “Penyuluhan Bahaya Kebakaran Akibat Konsleting Listrik”. Untuk tuan rumah MUNAS XII FKHMEI dilaksanakan di Universitas Halu Oleo, Kendari, Sulawesi Tenggara.

Selanjutnya adalah acara penutupan yang dilanjut peserta diajak mengelilingi kota Palembang untuk menikmati indahnya wisata yang ada di Palembang dengan penuh keunikan dan ciri khas yaitu di Jembatan Ampera & sungai Musi,Benteng  Kuto Besak dan Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin. Selain menikmati keindahan kota peserta diajak menikmati makanan khas, jajanan dan beli oleh oleh dari Palembang. Peserta bisa membawa pulang oleh-oleh untuk teman-teman dan saudara di daerah masing-masing.

Himpunan Mahasiswa Teknik Elektro Universitas tidar berharap suatu saat nanti menjadi tuan rumah untuk acara bergengsi ini. Selain mengenalkan Universitas Tidar yang terdepan dalam berwirausaha untuk mengenalkan Magelang di mata nasional yang memiliki ciri khas pemandangan alam dan kesejukan udara masih asri memiliki daya tarik wisata tersendiri.DSC01118(1)

SELAMAT ATAS LOLOSNYA PROPOSAL PKM 5 BIDANG 2018

Kami Segenap Keluarga Besar Fakultas Teknik mengucapkan selamat dan sukses kepada mahasiswa-mahasiswi berikut ini :

 

NO NPM KETUA NAMA KETUA JURUSAN / PRODI JUDUL PROPOSAL
1 1510501011 Nur Tri Hartati & TIM TE MOCCY (More Current Detection System) pada Korsleting Listrik Berbasis Mikrokontroller dan Android
2 1510501016 Lina Anggriani & TIM TE SMART FISH POND (Kolam ikan pintar dengan pemberi pakan, pengatur suhu otomatis, dan alarm penggantian air berbasis mikrokontroller ATMega 8535 sebagai solusi kegagalan budidaya ikan lele)
3 1610502061 Choirul Anam & TIM TM ELMOS “Elderly Helath Monitor System” Sebagai Layanan Monitor Kesehatan Lansia Terintegrasi Smartphone Android Untuk Mencegah Gangguan Kesehatan Pada Lansia
4 1610502002 Erics Kharisma Danang Perdana & TIM TM “LA-PANCANG DE-MODAR CRASH” Penerapan Alat Penanam Kacang Dengan Metode Otomasi Daya Putar Crankshaft
5 1610502066 Yogie Akhmad
Syamsuddin & TIM
TM “SI EMBAH” Sistem Produksi Limbah Sisa Makanan Restoran Cepat Saji
6 1610502063 Didi Muno Irawan & TIM TM ALTABATIS : Alat Tanam Biji Jagung Semi Otomatis dengan Metode Mechanics Centrifugal Pressure Guna Meningkatkan Produktivitas Pertanian di Desa Blengorwetan, Kecamatan Ambal, Kabupaten Kebumen
7 1610503029 Luthfi Sahal & TIM TS CHOPRAL : Innovation Industrial Smoke Filter Berbasis Filtrasi Dan Injeksi Sebagai Solusi Menetralisir Asap Hitam Sisa Pembakaran Dari Cerobong Pabrik Dengan Metode Memperpanjang Lintasan
8 1510503031 Heru Hariyadi & TIM TS Pengaruh Ukuran Crumb rubber mesh # 80 dan mesh # 120 ( Serbuk limbah ban Karet ) pada penambahan campuran Laston untuk Perkerasan Jalan Raya.

Atas lolosnya proposal PKM 5 bidang tahun 2018. Kami doakan semoga bisa lolos untuk tahap selanjutnya.

MAHASISWA FAKULTAS TEKNIK UNTIDAR MENJADI PESERTA BOARD GAME FOR PEACE 2018

Setiap manusia menginginkan bisa hidup dalam suasana yang damai, tenang dan jauh dari konflik. Akan tetapi selalu saja ada pihak-pihak yang senang menebar kebencian, menghasut, mengadu domba, memecah belah persatuan dan sengaja menimbulkan konflik. Atas dasar inilah Organisasi bernama Peace Generation lahir. Organisasi ini hadir untuk menyebarkan nilai-nilai perdamaian dengan media kreatif agar konflik bisa ditekan bahkan dihilangkan. Peace Generation merupakan sebuah organisasi kemanusiaan yang mempromosikan perdamaian dan menjembatani perbedaan antar komunitas melalui penciptaan hubungan yang damai diantara generasi muda.IMG_5783(1)

Setelah lebih dari 1 dekade lahir, Peace Generation bersama dengan UNDP, PPIM, UIN Jakarta, Convey, Masterpeace, Peace Media Lab dan Kummara Studio menyelenggarakan program bertajuk Board Game for Peace. Premis dari program ini adalah mendidik muda-mudi untuk menjadi calon agen perdamaian. Board Game for Peace diadakan di lima kota yaitu Bandung, Solo, Surabaya, Padang dan Makasar. Di tiap kota telah diseleIMG_6289(1)ksi 60 peserta yang setengahnya merupakan pelajar SMA/sederajat dan sisanya mahasiswa. Salah seorang mahasiswa Fakultas Teknik Untidar, jurusan Teknik Elektro bernama Ade Krisna, turut menjadi peserta dari Board Game for Peace yang diadakan di Makasar,  Jumat hingga Sabtu, 26-27 Januari 2018. “Melalui kegiatan Board Game ini Peace Generation menyebarkan pesan perdamaian kepada 70 pelajar dan mahasiswa dari Sulawesi maupun luar Sulawesi yang telah diseleksi sebelumnya secara ketat sebelum terpilih sebagai peserta”. Jelas Ade. “ Hari pertama kegiatan, tepatnya di hari Jumat, acara berjalan seru dengan diisi oleh materi perihal perbedaan, radikalisme, terorisme, dan intoleransi, serta bagaimana mengatasi isu dan masalah-masalah tersebut. Materi Talkshow dibawakan langsung oleh Nasir Abbas yang merupakan mantan Pimpinan Kelompok Radikal negara bagian Wilayah Timur (Malaysia, Filipina, Indonesia, Singapura) dan didampangi oleh Irfan Amalee selaku salah seorang Penggagas Gerakan Peace Generation”, tambahnya.

Nasir Abbas dalam paparan materinya membahas tuntas tentang gerakan-geIMG_5793(1)rakan radikalisme, terorisme, dan intoleransi serta menjelaskan bagaimana cara menghindarinya. Setelah menerima materi, para peserta Board Game dilatih daya analisanya lewat sesi kegiatan nonton bareng film “Jihad Selfie”, sebuah film yang bercerita tentang pengalaman seorang pemuda, Akbar yang hampir menjadi seorang teroris namun berhasil pulang ke Indonesia berkat kepedulian keluarganya. Setelah sesi nonton bareng, selanjutnya para peserta diberi simulasi tentang cara memecahkan masalah melalui kasus yang diberikan oleh panitia penyelenggara, dan membuat pemecahan masalahnya dalam bentuk grafik maupun gambar yang keren. Simulasi pemecahan kasus ini bertujuan agar para peserta dapat lebih paham dan peka terhadap hal-hal sekitar yang dapat menyebabkan konflik.

“Board Game Makassar sangat berbobot, karena para peserta dilatih saling menghargai dan toleransi. Saya harap kegiatan ini bisa dilaksanakan tidak hanya di 5 kota di Indonesia namun di seluruh kota, sehingga semakin banyak melahirkan agen-agen perdamaian di Indonesia”, ujar Ade Krisna yang mengaku sangat terkesan dengan kegiatan ini.(up by.FBR)IMG_6724(2)

MAHASISWA TEKNIK ELEKTRO TEMBUS 10 BESAR DALAM KOMPETISIS KMP ESSAY CONTEST 2017

1494322518957-1YOGYAKARTA – KPM ESSAY CONTEST 2017 merupakan lomba esai tingkat Nasional yang di selenggarakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa Kelompok Penelitian Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Dimana dari naskah esai yang masuk di pilih 10 besar Finalis untuk mempresentasikan esai nya di depan dewan juri dan memperebutkan peringkat 3 besar pada Sabtu, 13 Mei 2017 di Amphitheater  Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

DSC_1123(2)Finalis berjumlah 10 orang berasal dari berbagai universitas di Indonesia, diantaranya : ITB, UGM, UNTIDAR, IPB,  UII, UMY, UNY, UIN SUKA dan UNSRI. Alhamdulillah dari Universitas Tidar lolos sebagai salah satu finalis 10 besar atas nama Fajar Aji Pamungkas dari jurusan Teknik Elektro angkatan 2015 dengan judul esai “Strategi Pengelolaan Energi Baru dan  Terbarukan Berbasis Perguruan Tinggi Agar Tetap Berkelanjutan Dalam Rangka Mewujudkan Indonesia Mandiri Energi” atas bimbingan Bapak Suhono, S.T., M.Eng.

Acara Presentasi Finalis berjalan lancar, dan pemenang lomba berasal dari ITB, UGM dan UMY. Sedangkan dari UNTIDAR berada di peringkat ke 7.

DSC_0178(1)

Meski belum berhasil menembus 3 besar tetapi harapan ke depan akan lebih banyak mahasiswa yang bisa mengikuti lomba dan meraih prestasi. Dan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang sudah mendukung. UNTIDAR BISA, TEKNIK JAYA !!!