MENGUSUNG TEMA “TRANSPORTASI PUBLIK DI ERA NEW NORMAL”, JURUSAN TEKNIK SIPIL UNIVERSITAS TIDAR SUKSES GELAR SEMINAR ONLINE

MAGELANG _ Pada Sabtu, 8 Agustus 2020, Jurusan Teknik Sipil Universitas Tidar menyelenggarakan kegiatan seminar online bertajuk “Transportasi Publik di Era New Normal”. Kegiatan ini menghadirkan Drs. Budi Setiyadi, S.H., M.Si. sebagai pembicara kunci. Beliau merupakan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan. Pembicara lain yang diundang dalam acara ini adalah Prof Yusak Susilo, Dr. Eng. Muhammad Isran Ramli, ST., MT., Ir. Aditia Kesuma Negara, S.T., M.Sc. IPM dan Prof. Dr. Ir. Mudjiastuti Handajani, MT. Keempat pembicara merupakan akademisi dan praktisi transportasi publik yang memiliki keahlian dan pengamalan yang mumpuni di bidangnya, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Sebagaimana diketahui, Pandemi covid-19 telah melumpuhkan berbagai sendi kehidupan. Turunnya aktivitas distribusi barang dan jasa serta pembatasan aktivitas sosial lainnya juga berimbas di sektor transportasi. Salah satu sektor transportasi yang sangat terpengaruh adalah sektor transportasi publik. Transportasi publik mengalami penurunan jumlah penumpang ditambah dengan adanya pembatasan factor muat angkutan umum. Saat ini sudah ada kebijakan aktivitas sosial dengan kebiasan baru, namun transportasi publik masih menjadi sektor yang cukup mengkhawatirkan. Penyampaian materi oleh para pembicara hari ini diharapkan dapat membuka wawasan dan pengetahuan untuk mengembangkan solusi pemecahan masalah transportasi publik saat ini.

Pada sesi keynote, pembicara menyampaikan mengenai Kebijakan Kebijakan Pengembangan Transportasi Publik khususnya Angkutan Perkotaan di Era New Normal. Beberapa kota-kota besar di dunia, seperti Tokyo dan London telah menerapkan strategi pengoperasian angkutan umum di tengah pandemic Covid-19. Protokol kesehatan ketat di negara-negara tersebut diberlakukan kepada penumpang dan operator seperti himbauan penggunaan masker, mencuci tangan dan menggunakan hand sanitizer, physical distancing, penggunaan smart card, disinfeksi kendaraan setiap hari, penyediaan hand sanitizer stations, penggunaan masker oleh petugas, pembatasan kapasitas, serta penggunaan alternative moda yang lain, yaitu sepeda dan berjalan dengan aturan yang ketat. Sebagai alternatif traffic demand management (TDM), pemerintah kota London menaikkan tarif congestion pricing untuk menutupi kerugian operasional transportasi public. Belajar dari negara-negara tersebut, pemerintah mengeluarkan kebijakan tranportasi darat menyesuaikan pandemi, yaitu perubahan paradigma dimana aspek kesehatan sebagai unsur yang harus dipenuhi dalam mewujudkan pelayanan transportasi darat selain Aman, Selamat, Tertib dan Lancar (penggunaan masker, hand sanitizer, pembatasan operasi & penyesuaian load factor angkutan), perubahan pola pelayanan sektor transportasi darat (sarana, prasarana, lalu lintas dan angkutan) dan percepatan penerapan IT dalam pelayanan sektor transportasi darat (perizinan online, e-tiketing, dll)

Pada materi kedua, Prof Yusak Susilo yang berafiliasi di Institute For Transport Studies, University of Natural  Resources and Life Science, Vienna Austria menyampaikan paparan mengenai Lesson Learn Transportasi Publik di Austria dan Eropa dan perubahan pola transportasi public di Austria pada khususnya dan di Eropa pada umumnya serta tantangannya di era new normal. Materi ketiga disampaikan oleh Dr. Eng. Muhammad Isran Ramli, ST., MT yang merupakan ketua Forum Studi Transportasi Antar Perguruan Tinggi (FSTPT) dan dosen Teknik Sipil Universitas Hasanudin. Materi ketiga disampaikan dengan tema mengenai kajian dan penelitian di Perguruan Tinggi mengenai Transportasi Publik di era New Normal. Ir. Aditia Kesuma Negara, S.T., M.Sc. IPM. selaku GM Operasi dan Pelayanan PT LRT Jakarta berkesempatan menyampaikan materi mengenai operasional LRT sebelum dan sesudah  New Normal. Pembicara terakhir hadir sebagai perwakilan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Wilayah Jawa Tengah, yaitu Prof. Dr. Ir. Mudjiastuti Handajani, M.T. Prof Mudji, begitu beliau akrab dipanggil, adalah dosen Teknik Sipil Universitas Semarang yang telah meraih banyak penghargaan di tingkat nasional dan memiliki puluhan publikasi, baik skala nasional maupun internasional.

Kegiatan seminar online ini telah diikuti oleh 1280 peserta yang berasal dari Sabang sampai Merauke, baik yang berprofesi sebagai mahasiswa, akademisi, maupun SKPD-SKPD terkait di wilayah kota dan kabupaten Magelang. Penyelenggaraan seminar dilakukan dengan aplikasi Zoom Clouds Meeting dan live streaming youtube. Dalam pelaksanaannya, peserta sangat antusias mengikuti kegiatan ini, dimana pada sesi Tanya jawab, banyak sekali pertanyaan yang diajukan kepada narasumber sehingga tidak semua pertanyaan dapat dijawab oleh narasumber mengingat adanya keterbatasan waktu penyelenggaraan seminar online.

Di akhir kegiatan, seluruh pemateri mampu menyajikan materi dengan menarik dan sarat informasi serta pengetahuan yang penting sehingga mampu membuka wawasan peserta mengenai penyelenggaraan transportasi publik di era new normal saat ini. Walaupun tantangan yang dihadapi dalam penyelenggaraan angkutan public sangatlah besar, dengan adanya seminar ini diharapkan dapat menjadi inspirasi dalam penyelenggaraan angkutan publik di Indonesia pada umumnya.  

Edit : fibra

DOSEN TEKNIK MESIN UNTIDAR BERSAMA REMAJA MUSHOLLA ASY SYAFI’I “NGAJI” MEKATRONIKA

MAGELANG _ Dosen Program Studi Teknik Mesin (S1), Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Tidar (Untidar) melaksanakan Pengabdian Program Kemitraan Masyarakat (PKM) di Musholla Asy Syafi’i Dukuh Sanden RT:1/RW:8 Kramat Selatan, Magelang Utara. Kegiatan yang diketuai oleh Ikhwan Taufik, S.Pd., M.Eng. dengan anggota Ir. Kun Suharno, M.T. ini berupa, “Pelatihan Pemrograman Penanda Waktu Sholat Digital Berbasis Mikrokontroler”. Sasaran dari program ini adalah para remaja yang tergabung dalam Ikatan Remaja Mushola Asy-Syafi’i (IRMA). Mereka dilatih untuk belajar atau “Ngaji” pemrograman mikrokontroller yang merupakan salah satu bagian kecil dari bidang Teknologi Mekatronika.

Kegiatan ini merupakan program tahunan yang diadakan oleh Universitas Tidar guna menjaring kemitraan dengan masyarakat sekitar. Penyerahan secara simbolis hasil pelatihan berupa jam digital penanda waktu sholat ini dilaksanakan pada Rabu, 5 Agustus 2020, di Mushola Asy-Syafi’i dan disaksikan tokoh masyarakat, Ketua RT, Ketua RW, Imam Musholla Asy-Syafi’i, dan tentunya para remaja yang mengikuti pelatihan.

Para remaja yang mengikuti pelatihan pemrograman ini sebelumnya melakukan kegiatan awal berupa pengenalan bagian dari komponen-komponen chip mikrokontroler. Selanjutnya, para remaja diajarkan merangkai chip mikrokontroler yang telah disediakan dengan komponen lain. Setelah terpasang, mereka diajarkan cara memprogram mikrokontroler tersebut dengan menggunakan laptop. Mereka juga mendapatkan ilmu bagaimana memprogram lampu LED dari yang paling sederhana, Running LED, memrogram 7 Segment, dan masih banyak lagi yang dipelajari, sehingga mereka bisa mengerti dasar pemrograman jam penanda waktu sholat digital berbasis mikrokontroler.

“Memang yang dipelajari adalah dasar-dasar pemrograman mikrokontroler mulai dari nol, mengingat latar belakang dan variasi umur yang berbeda-beda. Ini merupakan tantangan tersendiri bagi kami,” tutur Ikhwan Taufik, S.Pd., M.Eng. yang akrab disapa Uncle Taufik oleh remaja setempat. Taufik juga menambahkan bahwa program pelatihan ini bisa menjadi salah satu ajang untuk menjawab tantangan revolusi industri 4.0 karena teknologi mekatronika adalah salah satu teknologi kunci di dalamnya. “Nantinya, unsur teknologi Mekatronika akan banyak ditemukan dalam kehidupan sehari-hari untuk otomatisasi seperti pada peralatan-peralatan rumah tangga, jam digital, robot, mesin-mesin otomatis, alat pendeteksi api, teknologi 3D Printing, sistem kontrol kendaraan, dan masih banyak lagi,” ujar Taufik.

Dengan adanya kegiatan ini, para remaja merasa senang karena mendapat ilmu pengetahuan dan wawasan baru tentang teknologi revolusi industri 4.0. “Kegiatan ini sangat mengasyikkan dan menambah keterampilan baru. Semoga dengan adanya kegiatan ini kita sebagai para remaja lebih giat lagi untuk belajar, belajar, dan belajar terutama tentang teknologi modern,” ujar Rivan, salah satu remaja yang menjadi peserta.

Selama kegiatan pelatihan dan acara penyerahan secara simbolis hasil pelatihan dari kegiatan tersebut, penerapan protokol kesehatan tetap diperhatikan. Mengingat saat ini sedang berada di masa transisi pendemi ke masa new normal. Tim pengabdian membatasi peserta dan masyarakat yang diundang, physycal distancing diterapkan, sabun cuci tangan dan handsanitazer disediakan, serta semua peserta dan undangan diberi masker untuk dipakai.

Taufik juga berharap, dengan adanya pelatihan ini para remaja di sekitar Musholla Asy Syafi’i bisa lebih “meramaikan” Musholla tersebut. Jadi, Musholla tidak hanya sekedar untuk tempat beribadah berupa sholat berjama’ah dan mengaji Al Qur’an saja. Namun, bisa juga digunakan untuk “ngaji” atau belajar tentang ilmu agama serta pengetahuan lainnya seperti pada pelatihan yang telah dilaksanakan. “Saya juga berharap, Adik-adik di sini menjadi tambah rajin untuk ke Musholla. Selain itu, pelatihan ini juga bisa menjadi bekal Adik-adik jika hendak mengembangkan untuk berwirausaha di bidang teknologi. Misalnya jasa pembuatan jam musholla digital, running text, maupun lainnya,’’ tutur pria berdarah asli Kebumen tersebut.

Ir. Kun Suharno, M.T. menambahkan bahwa kegiatan Pengabdian Program Kemitraan Masyarakat (PKM) seperti ini berpotensi untuk dilanjutkan dengan program-program inovatif lainnya. “Universitas Tidar saat ini lebih memprioritaskan daerah di sekitar kampus untuk dijadikan lokasi pengabdian, seperti di Dukuh Sanden ini,” ujar Ir. Kun Suharno, M.T. Hal tersebut disambut baik oleh Ketua RW setempat.  Dalam sambutannya, selain berterima kasih, beliau juga berharap kemitraan yang sudah terjalin saat ini bisa terus berlanjut. “Nanti juga akan kami sampaikan saat rapat rutin di tingkat kelurahan, bahwa di RW: 8 Dukuh Sanden ini telah dilaksanakan kegiatan yang sangat bermanfaat dan kedepannya kami akan meminta dukungan dari pihak kelurahan untuk mengembangkan kemitraan dengan Universitas Tidar,” ujar beliau.

*)Penulis: Wahyu Ningsih (Alumni Universitas Tidar / Remaja Musholla Asy Syafi’i)

*)Editor: Fibra Budyasoko.

WEBINAR SERIES #2 SUKSES DIGELAR FT UNIVERSITAS TIDAR DENGAN 508 PESERTA YANG BERASAL DARI DALAM DAN LUAR NEGERI

Magelang _ Himpunan Mahasiswa Mesin (HMM) Fakultas Teknik (FT) Universitas Tidar sukses mengadakan Webinar Series #2 dan menarik perhatian 508 peserta yang berasal dari dalam negeri maupun luar negeri pada Senin, 27 Juli 2020 lalu. Acara yang mendapat dukungan penuh dari para dosen lintas jurusan di Fakultas Teknik ini mengambil tema “Material Science: Progress And Challenge of Welding dalam Arah Riset Nasional.” Hal ini mendapat apresiasi positif dari Prof. Dr. Ir. Mukh Arifin, M.Sc. (Rektor Universitas Tidar) dalam sambutannya. Beliau sangat antusias dengan acara ini karena topik yang dipilih sangat fokus dan spesifik, yaitu tentang Welding (Pengelasan).

Gambar: Prof. Dr. Ir. Mukh Arifin, M.Sc. Rektor Universitas Tidar

Keynote Speaker di acara Webinar dengan host Sri Hastuti, S.T., M.T. ini adalah Prof. Dr. Triyono S.T., M.T. yang merupakan Kepala Program Studi Doktor (S3), Universitas Sebelas Maret. Beliau memaparkan tentang “Teknologi Penyambungan dan Pemrosesan Material Berbasis Friction-Stir (Gesek-Aduk). Beliau juga menambahkan, jika membahas lebih lanjut tentang prioritas riset nasional, sedikitnya ada sembilan bidang yang dibahas. Welding sendiri merupakan prioritas riset nasional di bidang  energi baru terbarukan, material maju, kemaritiman, transportasi, pertahanan, dan keamanan. Oleh karena itu, materi yang disampaikan banyak menyinggung tentang  Friction Stir Welding (FSW) dan Friction Stir Processing (FSP).

Pemateri selanjutnya adalah Prof. Ir. Ts. Dr.-Ing. Yupiter HP Manurung CEng IWE VDI (Director of SMRI) dari UiTM Shah Alam Malaysia. Isi dari pemaparan beliau yaitu tentang Virtual Manufacturing (VM) for Welding Process. Beliau juga banyak bercerita tentang SMRI (Smart Manufacturing Research Institute) yang sebenarnya memiliki enam unit. Namun, di acara  webinar yang dimoderatori oleh Dosen Teknik Mesin (S1) Ikhwan Taufik, S.Pd., M.Eng. kali ini, beliau lebih fokus berbicara tentang Manufacturing, Dynamic and Numerical Computation atau Virtual Manufacturing khususnya untuk proses welding. Beliau mengatakan bahwa Virtual Manufacturing dapat mengoptimalkan proses dan desain berbagai macam variasi tanpa melakukan eksperimen secara fisik serta dapat melihat prosesnya. Selain itu, hal tersebut juga sekaligus dapat mengukur secara detail sehingga bisa lebih optimal dan dapat memberikan gambaran produk walaupun tidak seratus persen perhitungannya benar.

Gambar: Prof. Ir. Ts. Dr.-Ing. Yupiter HP Manurung CEng IWE VDI
(Director of SMRI) dari UTM Shah Alam Malaysia

Narasumber selajutnya yaitu Ir. Slamet Subagyo, IWE (Direktur INLASTEK Welding Institute) yang menjelaskan tentang permasalahan kesiapan kerja dan sertifikasi kompetensi di bidang pengelasan bagi mahasiswa. Beliauu menegaskan bahwa saat ini yang dibutuhkan di perusahaan tidak terlalu mengacu pada tingkat pendidikan. Akan tetapi, yang lebih penting adalah skill atau kemampuan yang dimiliki mahasiswa. Hal tersebut sebagai pertimbangan penempatan keerja nantinya. Misal ada di bagian operator teknisi, Engineering, fabrication, dan inspection.

Selanjutnya adalah pemaparan dari Zahriansyah, Head of Welding Workshop, PT. DSI Laser Internasional Indonesia yang menjelaskan bahwa PT. DSI bergerak di bidang laser welding. Beliau juga memberikan informasi teknologi baru laser welding tanpa mengesampingkan metode lain dan merupakan perbaikan dari metode sebelumnya. Laser Weding pada prinsipnya sama, yaitu menyambungkan dua material yang berbeda. Teknik pengelasan ini menggunakan media cahaya laser dengan energi yang tinggi sehingga sangat efektif dan juga minim terhadap deformasi dan distorsi. Hasilnya pun sangat teliti dan presisi karena dilakukan dengan mikroskop 16 kali perbesaran.

Terakhir adalah pemaparan dari Wandi Arnandi, S.T., M.Eng., Ketua Jurusan Teknik Mesin Universitas Tidar yang menjelaskan tentang profil program studi teknik mesin. Baru setelah semua pemateri menyampaikan materinya, di akhir acara dibahas secara singkat oleh Dr. Ir. Sapto Nisworo, S.T., M.T., IPM dan Catur Pramono, S.T., M.Eng.. Alih-alih membuat webinar yang berbeda dan mainstream diadakan oleh banyak kalangan, acara yang juga didukung penuh oleh Himpunan Mahasiswa Mesin (HMM), Fakultas Teknik, Universitas Tidar ini juga menyajikan publikasi e-poster hasil penelitian di penghujung acara. Praktis, Webinar Series #2 dengan tema “Material Science: Progress And Challenge of Welding dalam Arah Riset Nasional.” ini terbilang sukses dan anti mainstream. Selain menggunakan aplikasi Zoom, webinar ini juga disiarkan secara Live Streaming di Channel Youtube Universitas Tidar dan di HMM FT-Untidar Chanel.

Link Youtube  1: https://www.youtube.com/watch?v=VtxHt6xow0Q

Link Youtube  2: https://www.youtube.com/watch?v=8cNLvvEBYCs

Penulis: Nurul Khasanah : Panitia Webinar Series #2 (HMM FT Untidar)
Editing : Fibra

TEKNIK SIPIL MENGADAKAN SEMINAR ONLINE “TRANSPORTASI PUBLIK DI ERA NEW NORMAL”

Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Tidar, Magelang, Jawa Tengah mengundang Para Peneliti, Praktisi, Dosen, mahasiswa, dan umum dalam Seminar yang diselenggarakan secara daring (online) pada hari Sabtu tanggal 08 Agustus 2020 dengan tema “Transportasi Publik di Era New Normal”.

Keynote Speaker

  • Drs. Budi Setiyadi, S.H., M.Si. (Direktur Jendral Perhubungan Darat, Kementrian Perhubungan / *)dalam Konfirmasi)
  • Prof. Yusak Susilo (Institute of Transport Studies, University of Natural Resources and Life Sciences, Vienna)
  • Dr. Eng. Muhammad Isran Ramil, S.T., M.T. (Ketua Forum Studi Trasportasi antar Perguruan Tinggi / FSTPT)
  • Ir. Aditia Kesuma Negara, S.T., M.Sc., IPM (GM Operasi dan Pelayanan LRT Jakarta)
  • Dr. Sudarno, S.T., M.T. (Dosen Universitas Tidar)

Opening Speaker

  • Prof. Dr. Ir. Mukh Arifin, M.Sc. (Rektor Universitas Tidar)

Moderator

  • Evi Puspitasari, S.T., M.Sc.

Host

  • Yusfita Chrisnawati, S.Pd.T., M.Sc.

Pendaftaran dan Submit

http://bit.ly/WebinarTransportasiPublik

Narahubung (Telp/WA) :

  • 08157738821 (Fajar Sulilowati)
  • 085725056891 (Ria Miftakhul Jannah)